SITUBONDO Brantas news.id,Kepedulian terhadap sesama tidak cukup hanya diwujudkan melaluikepedulian verbal, tetapi juga membutuhkan aksi nyata. Semangat tersebut ditunjukkan Palang Merah Remaja (PMR) Unit MAN 2 Situbondo melalui kegiatan donor darah yang digelar bersama Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Situbondo, Senin (21/9/2026).
Kegiatan sosial yang berlangsung di Aula MAN 2 Situbondo sejak pukul 08.00 hingga 12.00 WIB tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kepedulian sosial sekaligus membantu memenuhi kebutuhan darah bagi masyarakat yang membutuhkan.
Kegiatan diikuti oleh sejumlah guru, staf tata usaha, serta siswa MAN 2 Situbondo yang telah memenuhi persyaratan sebagai calon pendonor.
Rangkaian kegiatan diawali dengan sambutan perwakilan PMI Kabupaten Situbondo, Yeni Nur asiyah. Dalam penyampaiannya, ia menjelaskan tujuan kegiatan
donor darah sekaligus memberikan pemahaman mengenai manfaat donor darah bagi kemanusiaan dan kesehatan pendonor.
Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan sambutan sekaligus pembukaan secara resmi oleh Kepala MAN 2 Situbondo, H. Suhdi, S.Pd., M.MPd.
Dalam arahannya, Haji Sudi memberikan apresiasi kepada seluruh peserta yang turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Ia juga memberikan semangat kepada para pendonor agar kegiatan sosial semacam ini dapat terus dikembangkan sebagai bagian dari budaya kepedulian di lingkungan madrasah.

Sebelum mengikuti proses donor darah, setiap peserta terlebih dahulu menjalani screening atau pemeriksaan kesehatan. Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi kesehatan calon pendonor memenuhi persyaratan sehingga proses donor dapat berlangsung secara aman.
Bagi lingkungan pendidikan, kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi agenda sosial. Donor darah juga menjadi sarana pembelajaran langsung bagi peserta didik tentang arti kepedulian, solidaritas, serta pentingnya membantu orang lain yang membutuhkan.
Melalui kolaborasi PMR MAN 2 Situbondo dan PMI Kabupaten Situbondo, aksi donor darah tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi ketersediaan darah sekaligus menumbuhkan semangat kemanusiaan di kalangan warga madrasah.
Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk nyata bahwa pendidikan karakter tidak hanya berlangsung di dalam ruang kelas, tetapi juga dapat diwujudkan melalui aksi sosial yang memberikan manfaat bagi masyarakat.












