Berita

SETETES DARAH SEJUTA HARAPAN, SMAN 1 PANJI GELAR AKSI DONOR DARAH

×

SETETES DARAH SEJUTA HARAPAN, SMAN 1 PANJI GELAR AKSI DONOR DARAH

Sebarkan artikel ini

SITUBONDO, BrantasNews.id,Semangat kemanusiaan menggelora di lingkungan SMA Negeri 1 Panji, Kabupaten Situbondo. Bertema “Setetes Darah Sejuta Harapan”, sekolah tersebut bekerja sama dengan Palang Merah Remaja (PMR) dan Unit Transfusi Darah PMI Kabupaten Situbondo sukses menyelenggarakan kegiatan donor darah, Selasa (13/10/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Aula SMAN 1 Panji berjalan mulai pukul 08.00 hingga 12.00 WIB berlangsung dengan lancar dan penuh semangat. Puluhan peserta yang terdiri dari siswa, guru, serta tenaga administrasi sekolah berbondong-bondong hadir untuk menyumbangkan sebagian darahnya demi membantu sesama yang membutuhkan.

Kepala SMAN 1 Panji, Hamidah, M.Pd., menyambut baik dan mengapresiasi tingginya antusiasme warga sekolah dalam kegiatan sosial ini. Menurutnya, aksi donor darah bukan sekadar kegiatan rutin, melainkan wujud nyata kepedulian dan empati para siswa terhadap sesama manusia.

“Kegiatan ini menanamkan nilai kepedulian dan kebersamaan di antara kita. Setetes darah yang disumbangkan sangat berarti dan bisa menyelamatkan nyawa orang lain. Kebajikan kecil ternyata mampu menyampaikan harapan yang besar bagi sesama,” ujar Hamidah.

Secara keseluruhan, kegiatan ini berhasil menarik minat 30 pendonor yang terdiri dari siswa, guru, dan tenaga administrasi. Dari jumlah tersebut, berikut rincian hasil pendonoran:

✅ Golongan Darah A: 7 kantong
✅ Golongan Darah B: 11 kantong
✅ Golongan Darah O: 0 kantong
✅ Golongan Darah AB: 3 kantong

Sebanyak 13 orang dinyatakan tidak dapat mendonorkan darahnya dengan berbagai alasan kesehatan, di antaranya kadar hemoglobin yang terlalu rendah maupun tekanan darah yang belum memenuhi syarat.

Prosedur pemeriksaan kesehatan hingga proses pengambilan darah dilakukan secara ketat dan sesuai standar medis oleh petugas PMI Situbondo. Kegiatan ini diharapkan dapat terus berjalan secara berkala, sekaligus menjadi sarana pembelajaran bagi para siswa untuk senantiasa peduli dan berbagi bagi sesama yang membutuhkan.