Berita

Rangkaian Tradisi Petik Laut Kilensari Pesisir 2026 Dimulai, Lomba Domino Buka Rangkaian Acara

×

Rangkaian Tradisi Petik Laut Kilensari Pesisir 2026 Dimulai, Lomba Domino Buka Rangkaian Acara

Sebarkan artikel ini

SITUBONDO, BrantasNews.id,Masyarakat nelayan Desa Kilensari Pesisir, Kecamatan Panarukan, Kabupaten Situbondo, menyelenggarakan rangkaian tradisi tahunan Petik Laut 2026 dengan jadwal kegiatan yang telah ditetapkan secara matang. Tradisi ini merupakan wujud rasa syukur warga atas berkah rezeki dari laut sekaligus doa bersama demi keselamatan para nelayan saat melaut.

Rangkaian acara dimulai pada Jumat, 23 Oktober 2026 dengan penyelenggaraan Lomba Domino Warga. Kegiatan ini menjadi sarana mempererat kerukunan antarwarga. Suasana terasa hangat saat warga berkumpul, mengopi, saling berbagi tawa, dan mengadu strategi di atas meja domino. Kebersamaan ini menjadi fondasi semangat gotong royong sebelum memasuki hari-hari puncak kegiatan.

Selanjutnya, pada Sabtu, 24 Oktober 2026, digelar Pawai Perahu Hias. Puluhan perahu telah dihias dengan gagah, bendera berkibar di sepanjang pesisir, dan warga bergerak bersama mempersiapkan segala sesuatunya dengan penuh semangat. Pesisir Muara Kilensari tampak berwarna dan hidup, mencerminkan kebanggaan masyarakat terhadap warisan budaya bahari mereka.

Puncak rangkaian acara Petik Laut dilaksanakan pada Minggu, 25 Oktober 2026, berpusat di Pesisir Muara Kilensari. Pada hari puncak ini, dilaksanakan Doa Bersama dan tradisi sakral Larung Sesaji ke tengah laut. Warga berkumpul dengan penuh khidmat, memanjatkan doa agar laut tetap ayem, nelayan selamat dalam setiap pelayaran, dan rezeki senantiasa melimpah ruah bagi seluruh masyarakat pesisir.

“Tradisi ini bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan ikatan hati kita dengan laut dan sesama warga. Semoga setiap langkah kita hari ini membawa berkah, laut memberikan perlindungan, dan hasil tangkapan senantiasa berlimpah,” ujar perwakilan warga Desa Kilensari Pesisir.

Rangkaian Petik Laut 2026 tidak hanya menjaga kelestarian kearifan lokal, tetapi juga membuktikan bahwa semangat kebersamaan dan gotong royong tetap menjadi kekuatan utama masyarakat pesisir Kilensari.

Baca juga:
Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Satlantas Polres Situbondo Santuni Anak Yatim

Penulis: Tim BrantasNews.id