Situbondo,;BrantasNews.Id, menggelar kegiatan bersama untuk mempersiapkan pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) Tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung serentak di tiga sekolah, yakni SMA Negeri 1 Situbondo, SMA Negeri 2 Situbondo, dan SMA Negeri 1 Panji, Selasa (22/9/2026).
Kegiatan ini menjadi forum bagi para guru SMA negeri maupun swasta se-Kabupaten Situbondo untuk menyamakan langkah, berbagi pengalaman, serta menyusun strategi dalam menghadapi TKA bagi siswa kelas XII yang dijadwalkan berlangsung pada Oktober 2026.Di SMA Negeri 1 Panji, sejumlah MGMP menempati ruang yang telah ditentukan.
MGMP Matematika menggunakan Ruang Guru, MGMP Pendidikan Agama Islam (PAI) di ruang kelas XII-2, MGMP Bahasa Indonesia di ruang kelas XII-3, sedangkan MGMP Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) menempati ruang kelas XII-4.Pertemuan tersebut diikuti anggota MGMP dari berbagai SMA negeri dan swasta di Kabupaten Situbondo.
Pembahasan difokuskan pada persiapan menghadapi TKA, termasuk berbagi strategi pembelajaran, latihan soal, serta pembahasan kisi-kisi yang disesuaikan dengan indikator soal.Persiapan dinilai perlu dilakukan secara lebih serius karena pelaksanaan TKA tahun 2026 memiliki sejumlah perbedaan dibandingkan pelaksanaan sebelumnya.
Salah satu hal yang menjadi perhatian adalah Survei Lingkungan Belajar dan Karakter (Sulingjar) yang akan diikuti peserta didik kelas XII.Hasil Sulingjar disebut berkaitan dengan rapor mutu masing-masing satuan pendidikan. Karena itu, sekolah perlu mempersiapkan peserta didik secara optimal, baik dari aspek akademik maupun kesiapan menghadapi instrumen evaluasi yang akan dihadapi.
Berbagai strategi pun telah dilakukan sekolah.
Selain memaksimalkan latihan soal dan membedah kisi-kisi sesuai indikator, sejumlah sekolah juga melakukan bimbingan belajar di luar proses belajar mengajar (PBM), termasuk menerapkan jam pembelajaran tambahan atau jam ke-0 bagi siswa kelas XII.
Melalui kegiatan MGMP tersebut, para guru diharapkan dapat saling bertukar pengalaman dan memperkuat koordinasi sehingga persiapan menghadapi TKA tidak dilakukan secara sendiri-sendiri, melainkan melalui gerak bersama antarsatuan pendidikan.Semangat yang dibangun dalam kegiatan tersebut terangkum dalam pesan Satu Tekad, Satu Gerak”.
Kolaborasi guru dan sekolah diharapkan mampu mendukung kesiapan siswa menghadapi TKA sekaligus mendorong peningkatan mutu pendidikan di Kabupaten Situbondo.
Para peserta juga berharap pelaksanaan TKA 2026 dapat berjalan lancar dan menjadi bagian dari upaya menyiapkan generasi muda yang unggul serta berkarakter.
Teriring doa, semoga melalui TKA akan memunculkan generasi emas yang unggul dan bermartabat. Aamiin Yaa Robbal ‘Aalamiin.”












