Berita

Proyek Revit TK Mutiara Bangsa Selain Abaikan KIP Juga Kurangi Mutu Kualitas

×

Proyek Revit TK Mutiara Bangsa Selain Abaikan KIP Juga Kurangi Mutu Kualitas

Sebarkan artikel ini

Situbondo | Teropong Timur.com – Taman Kanak-kanak (TK) Mutiara Bangsa yang berlokasi di wilaya Desa Palangan, Kecamatan Jangkar Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, belakangan ini santer menjadi sorotan publik. Karena tanpa adanya Papan Informasi Proyek hal ini abaikan Keterbukaan Informasi Publik (KIP). Selasa, (20/10/2026).

TK Mutiara Bangsa yang bertindak sebagai pelaksana secara swakelola disorot lantaran diduga tidak ada papan kegiatan dan Menggunakan semen Merdeka. Hal ini tentunya menjadi pertanyaan apakah kualitas mutu pekerjaan sesuai dengan Spek.

Pantauan media ini mekanisme pelaksanaan proyek revitalisasi di TK Mutiara Bangsa mendesak kepada dinas terkait sebagai fungsi kepengawasan. Agar mengecek secara langsung untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas serta kesesuaian prosedur.

Ini perlu adanya pengecekan langsung dari pihak terkait, pastikan kesesuaian prosedurnya. Jika terbukti menerobos regulasi, sanksinya pun harus jelas dan diberlakukan sesuai ketentuan .

Untuk mewujudkan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan ramah anak, Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menggelontarkan APBN tahun anggaran 2026 untuk program revitalisasi sekolah agar jaga kualitas mutu bangunan. Salah satunya, yakni pada jenjang Taman Kanak-kanak dan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).

Begitu juga pada satuan pendidikan Taman Kanak-kanak (TK) Mutiara Bangsa Kecamatan Jangkar Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, yang merupakan salah satu penerima manfaat program revitalisasi sekolah dari Pemerintah Pusat tahun anggaran 2026.

Dalam pelaksanaannya, program tersebut dikelola secara swakelola oleh Kepala sekolah dari unsur masyarakat dan orang tua murid, didampingi oleh dinas serta tim ahli. Penyaluran dana mulai direalisasikan bertahap dan pekerjaan fisik berjalan sepanjang tahun 2026.

Namun, program revitalisasi di TK Mutiara Bangsa aru-baru ini menuai sorotan publik. Pasalnya, pihak Kepala sekolah tersebut diduga sudah melaksanakan proyek pembangunan ruang kelas baru meski dana revitalisasi dicairkan secara bertahap Kemendikbud/Pemerintah Pusat.

Baca juga:
Polres Situbondo Perketat Pengamanan Hari Kenaikan Yesus Kristus di Gereja Cagar Budaya Maria Bintang Samudera

Tumpukan bahan-bahan material seperti batu bata merah, Pasir dan semen Merdeka juga terlihat tersedia di lokasi proyek.

Dugaan sementara pelaksanaan proyek revitalisasi TK Mutiara Bangsa diperkuat dengan ketiadaan papan informasi proyek di lokasi yang menerangkan tentang jenis kegiatan, sumber dana, nominal anggaran, pelaksana, nomor kontrak, hingga tenggat waktu pelaksanaan.

Tanda tanya publik atas fenomena tersebut, apakah pelaksanaan fisik program revitalisasi TK Mutiara Bangsa sudah menyesuaikan Petunjuk Pelaksanaan (Juklak) dan Petunjuk Teknis (Juknis) yang ditetapkan Pemerintah Pusat atau justra sebaliknya.

Terkonfirmasi, Kepala Sekolah, melalui pesan menyatakan bahwa pihaknya sudah sesuai dengan RAB dan ketika saat kami di lokasi tidak sesuai dengan yang disampaikan.

“Terkonfirmasi langsung ke Kepela sekolahnya bahwa mengakui kalau keteledoran atas kesalahan proyek tersebut (Red),”Jawabnya normatif.

Sementara, mengenai pelaksanaan program revitalisasi meski dari pemerintah pusat. Ia berdalih, pihaknya hanya sekadar mempersiapkan bahan material yang lebih detail.

Aktivis LSM Teropong beserta tim mendesak pihak dinas diknas kabupaten Situbondo untuk turun ke lokasi melakukan investigasi, sidak langsung, dalam waktu dekat akan melaporkan dugaan pelanggarab yang telah dilakukan ke pihak dinas dan APH.

Hingga berita ini disusun, publik menanti keberanian pihak TK Mutiara Bangsa terkait penyerapan anggaran, penggunaan dana bantuan pemerintah untuk pekerjaan program revitalisasi tersebut untuk memperbaiki dan memampang papan nama. (Red)