Situbondo,Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Panarukan, yang berada di bawah Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan Republik Indonesia, terus memperkuat perannya dalam menjaga keselamatan pelayaran, keamanan pelabuhan, serta peningkatan pelayanan kepelabuhanan di wilayah Kabupaten Situbondo dan sekitarnya. KSOP Kelas IV Panarukan merupakan Unit Pelaksana Teknis (UPT) yang bertanggung jawab dalam pengawasan lalu lintas angkutan laut, kelaiklautan kapal, serta penegakan aturan keselamatan pelayaran.
Berkedudukan di kawasan Pelabuhan Panarukan, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, KSOP Kelas IV Panarukan memiliki peran strategis dalam mendukung konektivitas transportasi laut dan aktivitas logistik nasional. Selain menjalankan fungsi pengawasan, instansi ini juga memberikan berbagai layanan kepada masyarakat dan pelaku usaha jasa kepelabuhanan guna menjamin kelancaran aktivitas transportasi laut.

Kepala KSOP Kelas IV Panarukan, Herland Aprilyanto, menegaskan bahwa aspek keselamatan pelayaran menjadi prioritas utama dalam setiap aktivitas operasional pelabuhan. Upaya tersebut diwujudkan melalui pengawasan terhadap kapal yang beroperasi, pemeriksaan dokumen pelayaran, serta koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan di sektor maritim.

Dalam beberapa waktu terakhir, Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut juga memastikan kesiapan operasional Dermaga Pelabuhan Panarukan melalui pelaksanaan uji sandar kapal. Kegiatan tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan kesiapan fasilitas pelabuhan, keamanan operasional, serta kelancaran pelayanan bagi pengguna jasa transportasi laut sebelum pelabuhan beroperasi secara optimal.
Keberadaan KSOP Kelas IV Panarukan diharapkan mampu mendukung pertumbuhan ekonomi daerah melalui peningkatan aktivitas pelabuhan, distribusi barang, serta penguatan konektivitas antarwilayah. Dengan pengawasan yang profesional dan pelayanan yang berorientasi pada keselamatan, KSOP Kelas IV Panarukan terus berkomitmen mewujudkan transportasi laut yang aman, tertib, dan berdaya saing.
Penulis: puji












