SITUBONDO – SMAN 1 Panji, Kabupaten Situbondo, terus memperkuat kualitas proses pembelajaran melalui pendampingan implementasi Pembelajaran Mendalam sekaligus monitoring dan evaluasi (monev) Program Sekolah Double Track.
Kegiatan tersebut berlangsung pada Rabu, 26 Agustus 2026, dengan melibatkan jajaran guru dan tenaga pendidik SMAN 1 Panji. Pendampingan implementasi Pembelajaran Mendalam dilakukan oleh Pengawas SMAN 1 Panji, Dra. Endang Sulistiowarni.
Dalam kegiatan tersebut, pengawas melakukan pemeriksaan terhadap kelengkapan perangkat pembelajaran yang disiapkan para guru. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan perencanaan pembelajaran telah sesuai dengan pendekatan Pembelajaran Mendalam.
Aspek yang diperiksa mencakup perangkat pembelajaran dan instrumen penilaian, baik secara kuantitatif maupun kualitatif. Apabila masih ditemukan perangkat yang belum lengkap atau belum sesuai, guru diarahkan untuk melakukan penyempurnaan dan revisi.
Pendampingan ini tidak sekadar berorientasi pada kelengkapan administrasi, tetapi diarahkan untuk membantu guru meningkatkan kualitas perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran sehingga tujuan pembelajaran dapat dicapai secara lebih efektif.
Pendekatan Pembelajaran Mendalam sendiri terus didorong Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah sebagai transformasi pembelajaran yang menekankan pengalaman belajar berkesadaran, bermakna, dan menyenangkan. Pendekatan tersebut juga mendorong peserta didik memahami konsep secara utuh, menghubungkan pengetahuan dengan kehidupan sehari-hari, serta mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan analitis.
Selain pendampingan Pembelajaran Mendalam, SMAN 1 Panji juga melaksanakan monitoring dan evaluasi Program Sekolah Double Track. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya sekolah memastikan pelaksanaan program berjalan sesuai perencanaan serta memberikan manfaat bagi pengembangan kompetensi peserta didik.
Monev dilakukan melalui koordinasi dan evaluasi bersama unsur sekolah, termasuk pihak yang terlibat dalam pelaksanaan program serta mitra terkait. Evaluasi tersebut menjadi ruang untuk melihat perkembangan program, mengidentifikasi kendala, sekaligus menentukan langkah perbaikan yang diperlukan.
Kepala SMAN 1 Panji, Hamidah, M.Pd., melalui kegiatan tersebut terus mendorong seluruh guru untuk menjaga komitmen dalam meningkatkan mutu pembelajaran dan memberikan pendampingan terbaik kepada peserta didik.
Sinergi antara penguatan Pembelajaran Mendalam dan Program Double Track diharapkan mampu membekali siswa tidak hanya dengan kemampuan akademik, tetapi juga keterampilan, pengalaman belajar yang relevan, serta karakter yang mendukung kesiapan mereka menghadapi tantangan masa depan.
Langkah tersebut sekaligus menunjukkan komitmen SMAN 1 Panji untuk terus melakukan evaluasi dan perbaikan secara berkelanjutan agar proses pendidikan di sekolah semakin berkualitas, adaptif, dan berorientasi pada kebutuhan peserta didik.












