Situbondo, Brantasnews.id Pemerintah Desa Lamongan, Kecamatan Arjasa, Kabupaten Situbondo, memberikan penegasan terkait pelaksanaan proyek lapen (lapisan penetrasi) yang tengah dikerjakan di wilayahnya. Pembangunan tersebut disebut sebagai langkah strategis dalam menjawab kebutuhan mendesak masyarakat, khususnya para petani.
Kepala Desa Lamongan, Hariyanto, saat dikonfirmasi awak media menyampaikan bahwa proyek lapen merupakan bentuk tindak lanjut dari aspirasi warga yang selama ini menghadapi kesulitan akibat kondisi jalan yang rusak dan berlumpur, terutama saat musim panen.
Proyek lapen yang kami laksanakan adalah bentuk mewujudkan keinginan petani dan warga sekitar yang selama ini jalannya rusak. Ini sebagai bentuk kepedulian kami dari Pemdes Lamungan untuk warga,” ujarnya.
Ia menjelaskan, usulan pembangunan jalan tersebut datang langsung dari para petani yang kerap mengalami kendala dalam mengangkut hasil panen akibat akses jalan yang becek dan sulit dilalui. Kondisi tersebut dinilai menghambat produktivitas dan distribusi hasil pertanian.
Menurut Hariyanto, meskipun dana desa yang tersedia cukup terbatas, pihaknya tetap memprioritaskan pembangunan jalan tersebut karena dinilai sangat urgen. Bahkan, sejumlah kegiatan lain terpaksa ditunda demi merealisasikan proyek yang dianggap mendesak bagi masyarakat.
Permintaan petani ini menjadi prioritas kami. Walaupun dana desa banyak terserap, kami melihat jalan ini sangat penting, sehingga beberapa kegiatan lain harus dikurangi atau dibatalkan,” tegasnya.
Diketahui, sekitar 80 persen masyarakat Desa Lamongan menggantungkan hidup pada sektor pertanian. Oleh karena itu, keberadaan infrastruktur jalan yang layak menjadi faktor vital dalam menunjang aktivitas ekonomi warga.
Sejumlah petani pun mengaku bersyukur atas realisasi proyek tersebut. Mereka menyampaikan apresiasi secara langsung kepada kepala desa karena pembangunan jalan lapen dinilai sangat membantu dalam memperlancar mobilitas dan distribusi hasil panen.
Banyak petani datang mengucapkan terima kasih karena sekarang akses jalan jauh lebih baik dibanding sebelumnya,” tambah Hariyanto.
Meski demikian, masyarakat tetap berharap agar pelaksanaan proyek dilakukan dengan kualitas yang baik serta mengedepankan transparansi, sehingga manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
Pemerintah Desa Lamongan menegaskan komitmennya untuk terus mengutamakan pembangunan berbasis kebutuhan masyarakat serta mendorong peningkatan kesejahteraan warga melalui program yang tepat sasaran dan berkelanjutan.
(Redaksi Brantas News)












