Berita

Polisi Jogo Sekolah, Polres Situbondo Edukasi Siswa SMPN 5 tentang Bahaya Bullying

×

Polisi Jogo Sekolah, Polres Situbondo Edukasi Siswa SMPN 5 tentang Bahaya Bullying

Sebarkan artikel ini

SITUBONDO  Polres Situbondo turun langsung ke lingkungan sekolah untuk mencegah perundungan di kalangan pelajar. Melalui program Polisi Jogo Sekolah, Kasat Binmas Polres Situbondo Iptu Rachman Fadli Kurniawan, S.H., M.M., menjadi pembina apel sekaligus memberikan edukasi tentang bahaya bullying kepada siswa SMPN 5 Situbondo, Jumat (30/10/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 06.30 WIB tersebut diisi dengan pembinaan mengenai bentuk-bentuk perundungan, dampaknya bagi korban, serta pentingnya membangun pergaulan yang sehat. Langkah ini merupakan bagian dari upaya kepolisian untuk membantu menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan bebas dari kekerasan.

Program Polisi Jogo Sekolah merupakan inisiatif Polda Jawa Timur bersama jajaran polres di wilayahnya, termasuk Polres Situbondo, untuk menjaga lingkungan pendidikan tetap aman dan kondusif bagi para pelajar.

Dalam penyampaiannya, Iptu Rachman mengingatkan bahwa perundungan bukan hanya berupa kekerasan fisik. Ejekan, hinaan, pemberian julukan yang merendahkan, pengucilan dari pergaulan, hingga intimidasi juga termasuk perilaku yang tidak boleh dianggap sebagai candaan biasa.

Melalui kegiatan Polisi Jogo Sekolah, kami mengajak para siswa untuk saling menghargai, menjaga sikap, dan tidak melakukan perundungan dalam bentuk apa pun. Sekolah harus menjadi tempat yang aman bagi semua siswa untuk belajar dan mengembangkan diri,” demikian draf kutipan yang dapat disesuaikan dengan pernyataan Kasat Binmas.

Polisi juga memberikan pemahaman mengenai cyberbullying atau perundungan melalui media sosial. Perilaku seperti menyebarkan konten untuk mempermalukan teman, melontarkan hinaan di kolom komentar, dan membagikan informasi yang merugikan orang lain dapat berdampak serius terhadap kondisi psikologis korban.

Perundungan dapat menurunkan rasa percaya diri, mengganggu hubungan sosial, bahkan memengaruhi prestasi belajar. Karena itu, para siswa didorong untuk memiliki empati, tidak ikut-ikutan melakukan perundungan, serta berani melapor kepada guru atau pihak sekolah apabila mengetahui adanya tindakan tersebut.

Baca juga:
HUT TNI ke-81, Kodim Situbondo Ajak 115 Orang Bersihkan Pasar

Pihak sekolah menyambut baik kegiatan pembinaan ini sebagai dukungan terhadap upaya menciptakan suasana belajar yang aman dan nyaman

“Edukasi seperti ini penting agar siswa memahami bahwa perundungan bukan hal sepele. Kami berharap pesan yang disampaikan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, sehingga siswa lebih menghormati satu sama lain dan berani menyampaikan jika terjadi tindakan yang merugikan teman,” ucap salah satu guru.

Melalui program Polisi Jogo Sekolah, Polres Situbondo terus mendorong sinergi dengan pihak sekolah untuk meningkatkan kesadaran pelajar tentang pencegahan kekerasan. Upaya ini diharapkan dapat menumbuhkan lingkungan pendidikan yang menjunjung sikap saling menghormati serta mendukung perkembangan karakter siswa.

Polres Situbondo berkomitmen hadir melalui langkah edukatif dan preventif sebagai bagian dari semangat Polisi Bersama Masyarakat, demi mewujudkan lingkungan sekolah yang aman, tertib, dan kondusif.