Berita

WARGA ADUKAN OKNUM MUDIN DESA KANDANG KE POLSEK CERMEE, JS BELUM BERHASIL DIKONFIRMASI

×

WARGA ADUKAN OKNUM MUDIN DESA KANDANG KE POLSEK CERMEE, JS BELUM BERHASIL DIKONFIRMASI

Sebarkan artikel ini

BONDOWOSO BRANTAS NEWS.ID, Seorang warga Desa Bercak Induk, Kecamatan Cermee, Kabupaten Bondowoso, berinisial MN, mengadukan seorang pria berinisial JS yang disebut sebagai mudin Desa Kandang, Kecamatan Kapongan, Kabupaten Situbondo, ke Polsek Cermee. Pengaduan tersebut berkaitan dengan dugaan peristiwa yang menurut MN terjadi di rumah istrinya di Desa Bercak Asri.

 

Persoalan ini mencuat setelah MN mengaku memergoki JS berada di dalam rumah istrinya pada Kamis sore. Merasa keberatan atas kejadian tersebut, MN mengaku telah menyampaikan pengaduan kepada sejumlah pihak, termasuk kepolisian, agar persoalan tersebut dapat ditelusuri sesuai prosedur hukum.

Kanit Reskrim Polsek Cermee, Hasan, membenarkan adanya pengaduan warga saat dikonfirmasi awak media Brantas News melalui sambungan telepon WhatsApp.

Benar, Mas, ada pengaduan dari warga terkait dugaan ada oknum mudin Desa Kandang masuk ke rumah warga Desa Bercak Asri. Hari Selasa ada agenda para pihak untuk saya klarifikasi,” ujar Hasan.

Keterangan tersebut menunjukkan bahwa kepolisian telah menerima pengaduan dan merencanakan klarifikasi terhadap para pihak. Namun, hasil klarifikasi dan kesimpulan mengenai peristiwa yang diadukan belum diperoleh awak media.

Saat ditemui di kediamannya, MN menjelaskan bahwa peristiwa tersebut terjadi pada Kamis sore. Ia mengaku mendapati JS berada di dalam rumah istrinya di Desa Bercak Asri hingga terjadi adu mulut di antara keduanya.

Saya memergoki JS berada di dalam rumah istri saya. Sempat terjadi adu mulut antara saya dengan JS. Setelah itu, saya melaporkan kejadian tersebut kepada kepala desa di Desa Kandang dan juga ke Polsek Cermee,” ungkap MN.

 

MN menyatakan bahwa langkah pengaduan tersebut ditempuh agar persoalan yang dipermasalahkannya mendapatkan kejelasan. Ia juga mengaku telah menyampaikan persoalan itu kepada kepala desa setempat.

Baca juga:
Empat Kelompok Dijadwalkan Gelar Aksi di DPR RI, Bawa Aspirasi Beragam

 

Meski demikian, keterangan MN masih merupakan penuturan pihak pengadu yang perlu diklarifikasi dan diuji bersama keterangan pihak lain serta bukti-bukti yang relevan.

Sebagai bagian dari upaya memenuhi prinsip keberimbangan dalam pemberitaan, awak media Brantas News berupaya mendatangi kediaman JS untuk meminta klarifikasi terkait pengaduan tersebut.

Namun, saat awak media tiba di rumah yang bersangkutan, JS tidak berada di tempat sehingga konfirmasi secara langsung belum dapat dilakukan.

Brantas News tetap membuka ruang bagi JS untuk memberikan penjelasan, tanggapan, maupun klarifikasi atas informasi yang disampaikan MN. Keterangan dari pihak yang diadukan diperlukan agar persoalan ini dapat diberitakan secara utuh dan berimbang.

Sementara itu, aktivis LSM Teropong menyampaikan rencana untuk menindaklanjuti persoalan tersebut melalui pengaduan kepada instansi terkait, termasuk Kantor Urusan Agama (KUA) Kapongan dan Kementerian Agama Kabupaten Situbondo.

 

Aktivis tersebut juga menyebut adanya rekaman video dan saksi yang dinilai berkaitan dengan pengaduan. Meski demikian, isi rekaman, relevansi bukti, serta keterangan saksi masih perlu diverifikasi lebih lanjut sebelum dapat dijadikan dasar untuk menarik kesimpulan.

Kasus ini selanjutnya menunggu proses klarifikasi dari kepolisian dan keterangan dari para pihak yang berkaitan. Setiap dugaan harus diperiksa berdasarkan fakta dan bukti yang sah, bukan semata-mata berdasarkan klaim salah satu pihak.

 

Brantas News menegaskan bahwa pemberitaan ini bertujuan menyampaikan informasi mengenai adanya pengaduan warga, bukan menyatakan pihak yang diadukan telah terbukti melakukan pelanggaran hukum.

 

Hingga berita ini diterbitkan, JS belum berhasil dimintai keterangan secara langsung karena tidak berada di rumah saat awak media mendatangi kediamannya. Redaksi akan memberikan ruang klarifikasi kepada yang bersangkutan apabila keterangan telah diperoleh.

Baca juga:
SMPN 5 Situbondo Ajak Siswa Berbusana Muslim Selama Peringatan Hari Santri Nasional 2026

 

Pewarta: Tim

BRANTAS NEWS.ID — Tajam, Berimbang, dan Terpercaya