SITUBONDO, BrantasNews.id Sebanyak 520 siswa dan siswi Pramuka mendapatkan edukasi tentang pencegahan perundungan (bullying) dan pembinaan karakter dalam kegiatan Jambore Siwalan ke-14 di SDN 1 Kalianget, Kecamatan Banyuglugur, Kabupaten Situbondo.
Sosialisasi tersebut disampaikan oleh Kasat Binmas Polres Situbondo, IPTU H. Rachman Fadli Kurniawan, S.H., M.M., sebagai bagian dari upaya menanamkan kesadaran kepada generasi muda tentang pentingnya menjaga perilaku, menghormati sesama, serta menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan nyaman.

Dalam kegiatan tersebut, para peserta diberikan pemahaman mengenai bahaya perundungan, baik yang dilakukan melalui kekerasan fisik, ejekan, penghinaan, pengucilan, maupun intimidasi terhadap teman sebaya.
Perundungan bukan sekadar tindakan bercanda yang berlebihan. Perilaku tersebut dapat melukai perasaan, menurunkan rasa percaya diri, serta mengganggu perkembangan mental dan sosial anak.
Karena itu, para siswa diajak membangun sikap saling menghargai, menumbuhkan empati, menghindari tindakan yang menyakiti orang lain, serta berani melaporkan kepada guru atau orang dewasa yang dipercaya apabila mengetahui adanya perundungan.
Selain pencegahan bullying, pembinaan karakter juga menjadi perhatian penting dalam kegiatan tersebut. Nilai-nilai kedisiplinan, tanggung jawab, kejujuran, kepedulian, dan persaudaraan diharapkan dapat diterapkan peserta dalam kehidupan sehari-hari, baik di sekolah, keluarga, maupun lingkungan masyarakat.
Kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat peran gerakan Pramuka dalam membentuk generasi muda yang berkarakter, mandiri, berjiwa sosial, serta mampu menghormati perbedaan.
Melalui sosialisasi tersebut, diharapkan 520 peserta Jambore Siwalan ke-14 dapat menjadi pelopor dalam menciptakan pergaulan yang sehat, menolak segala bentuk perundungan, dan turut membangun budaya saling menghormati di lingkungan pendidikan.
Upaya pencegahan bullying membutuhkan keterlibatan bersama antara kepolisian, pihak sekolah, orang tua, dan masyarakat. Dengan sinergi yang baik, lingkungan pendidikan diharapkan menjadi tempat yang aman bagi setiap anak untuk belajar, berkembang, dan meraih prestasi tanpa rasa takut.

“Salam Polisi, Polisi Bersama Masyarakat.”
Pesan tersebut menegaskan pentingnya kedekatan dan kerja sama antara kepolisian dengan masyarakat, termasuk dunia pendidikan, dalam menjaga keamanan serta membentuk generasi muda yang berakhlak baik dan berkarakter positif.












