Berita

LSM Penjara Desak Evaluasi PG Asembagus atas Dugaan Polusi TOLATO

×

LSM Penjara Desak Evaluasi PG Asembagus atas Dugaan Polusi TOLATO

Sebarkan artikel ini

SITUBONDO ,Dugaan pencemaran lingkungan yang dikenal masyarakat dengan sebutan TOLATO kembali menjadi sorotan di Kabupaten Situbondo. Keluhan warga mengenai debu atau limbah yang diduga berasal dari aktivitas PG Asembagus kembali mencuat setelah sebuah video amatir beredar di media sosial dan memicu perhatian publik.

Dalam video tersebut, seorang warga menyampaikan keluhannya terkait kondisi lingkungan yang disebut terdampak polusi. Warga menilai persoalan tersebut terus berulang setiap musim giling dan belum menunjukkan penyelesaian yang nyata, meskipun sebelumnya pihak pabrik telah melakukan program revitalisasi pada sejumlah fasilitas.

Menindaklanjuti informasi yang berkembang, media melakukan konfirmasi kepada Ketua LSM Penjara Kabupaten Situbondo, David, yang diketahui tinggal sekitar 1–2 kilometer dari kawasan PG Asembagus.

David mengatakan, pihaknya telah menerima berbagai keluhan masyarakat mengenai dugaan polusi TOLATO. Menurutnya, LSM Penjara telah beberapa kali menyampaikan keberatan serta melakukan komunikasi langsung dengan manajemen PG Asembagus agar segera mengambil langkah konkret dalam mengatasi persoalan tersebut.

Namun, ia menilai upaya yang dilakukan hingga kini belum memberikan hasil yang dirasakan masyarakat.

Kami sudah beberapa kali menyampaikan keberatan dan meminta adanya perbaikan. Namun hingga sekarang persoalan yang dikeluhkan warga masih terus terjadi. Karena itu kami akan menempuh langkah resmi dengan menyampaikan laporan kepada instansi yang berwenang agar dilakukan evaluasi dan penanganan secara menyeluruh,” ujar David.

David menambahkan, LSM Penjara yang telah memiliki legalitas melalui Surat Keterangan Terdaftar (SKP) sekaligus sebagai Ketua Aliansi, tengah menyiapkan laporan resmi terkait dugaan pencemaran tersebut sebagai bagian dari pengawasan terhadap pelaksanaan tahap kedua program revitalisasi PG Asembagus.

Selain meminta evaluasi terhadap sistem pengendalian polusi, LSM Penjara juga mendesak pemerintah daerah serta instansi lingkungan hidup untuk melakukan pemeriksaan lapangan secara independen guna memastikan penyebab keluhan warga.

Baca juga:
Polres Situbondo Perketat Pengamanan Hari Kenaikan Yesus Kristus di Gereja Cagar Budaya Maria Bintang Samudera

Bahkan, apabila hasil evaluasi menunjukkan tidak adanya perbaikan yang signifikan, LSM Penjara meminta manajemen melakukan evaluasi terhadap kepemimpinan di PG Asembagus. Menurut David, General Manager PG Asembagus perlu mempertanggungjawabkan kinerjanya apabila dinilai tidak mampu menyelesaikan persoalan TOLATO yang telah menjadi keluhan masyarakat selama bertahun-tahun.

Hingga berita ini ditulis, belum diperoleh keterangan resmi dari pihak manajemen PG Asembagus terkait keluhan masyarakat maupun pernyataan yang disampaikan LSM Penjara. Redaksi masih berupaya meminta konfirmasi sebagai bagian dari pemberitaan yang berimbang.

Masyarakat berharap persoalan dugaan polusi tersebut dapat ditangani secara serius melalui langkah nyata yang melibatkan seluruh pihak terkait, demi menjaga kualitas lingkungan serta kesehatan warga di sekitar kawasan pabrik.

(Red)

 

Tag:

Situbondo, PG Asembagus, TOLATO, LSM Penjara, Polusi, Lingkungan, Revitalisasi, David, Pencemaran, Warga