Berita

LSM Teropong Soroti Dugaan Pelanggaran Proyek P3-TGAI Desa Battal

×

LSM Teropong Soroti Dugaan Pelanggaran Proyek P3-TGAI Desa Battal

Sebarkan artikel ini

SITUBONDO , Pelaksanaan proyek Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) Tahun 2026 di Desa Battal, Kecamatan Panji, Kabupaten Situbondo, menjadi perhatian LSM Teropong. Organisasi tersebut menilai terdapat sejumlah dugaan ketidaksesuaian dalam pelaksanaan pekerjaan di lapangan.

 

Ketua LSM Teropong, Wahyudi, bersama tim melakukan peninjauan ke lokasi proyek pada Sabtu (11/7/2026). Saat berada di lokasi, mereka bertemu dengan Ketua Himpunan Petani Pemakai Air (HIPPA) Desa Battal, Jan.

 

Menurut Jan, pekerjaan dilaksanakan oleh warga setempat. Ia juga menyampaikan bahwa papan informasi proyek masih dalam proses pemasangan.

 

“Pekerjanya warga sekitar Desa Battal. Papan informasi masih akan dipasang. Volume pekerjaan sekitar 250 meter dan TPM-nya perempuan,” ujarnya.

 

Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, Wahyudi mengungkapkan adanya sejumlah dugaan pelanggaran. Ia menyebut pekerjaan dilakukan saat saluran masih tergenang air, diduga tanpa pondasi, material diduga belum dilengkapi dokumen asal material (galian C), tidak terlihat penerapan standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), proses pencampuran adukan dilakukan secara manual tanpa mesin molen, serta papan informasi proyek belum tersedia.

Selain itu, tim LSM Teropong juga mengaku tidak menemukan Tenaga Pendamping Masyarakat (TPM) maupun Asisten Teknis (ASTA) saat pekerjaan berlangsung.

 

Menurut Wahyudi, proyek P3-TGAI di Desa Battal merupakan salah satu dari sekitar 40 titik proyek P3-TGAI di Kabupaten Situbondo yang masing-masing memiliki nilai anggaran sekitar Rp195 juta dengan panjang pekerjaan antara 250 hingga 275 meter.

 

Atas temuan tersebut, LSM Teropong berencana menyampaikan laporan kepada instansi terkait. Bahkan, apabila ditemukan indikasi pelanggaran terhadap ketentuan pelaksanaan proyek, laporan juga akan diteruskan kepada aparat penegak hukum untuk dilakukan pendalaman sesuai mekanisme yang berlaku.

Baca juga:
SMAN 1 Panji Sosialisasikan MPLS dan Program Sekolah ke Wali Murid

 

Di sisi lain, Wahyudi menegaskan bahwa pihaknya mendukung Program P3-TGAI karena dinilai sangat bermanfaat bagi petani dalam meningkatkan kelancaran jaringan irigasi. Namun, ia berharap setiap pelaksanaan proyek dilakukan sesuai Rencana Anggaran Biaya (RAB), petunjuk teknis, serta ketentuan yang berlaku agar kualitas pekerjaan dapat dipertanggungjawabkan.

 

Hingga berita ini diterbitkan, Kepala Desa Battal, Tenaga Pendamping Masyarakat (TPM), dan Asisten Teknis (ASTA) belum memberikan keterangan resmi. Redaksi masih berupaya memperoleh konfirmasi dari pihak-pihak terkait guna memenuhi prinsip keberimbangan pemberitaan.

 

Pewarta: Tim

 

Tag: Situbondo, P3-TGAI, Desa Battal, LSM Teropong, BBWS Brantas, Panji, Irigasi