SITUBONDO , MGMP PAI SMP se-Kabupaten Situbondo menggelar sosialisasi bertema “Navigasi AI dalam Pembelajaran: Strategi Guru Kreatif Menghadapi Tantangan Etika dan Integritas Akademik 2026” pada Minggu, 24 Mei 2026. Kegiatan ini merupakan wujud sinergi program anggota DPRD Jatim, Hj. Zeiniye, S.Ag., M.E., bersama Pemkab Situbondo untuk mendorong pendidikan berbasis teknologi dan berkarakter.

Acara dihadiri Wakil Bupati Situbondo, Ulfiyah, S.Pd.I., para guru, pengurus MGMP, dan pemerhati pendidikan. Dalam sambutannya, Ulfiyah menegaskan AI adalah peluang peningkatan kualitas pembelajaran, bukan ancaman. “AI alat bantu ciptakan pembelajaran kreatif dan inovatif, namun etika digital, kejujuran akademik, serta penguatan karakter tetap menjadi pondasi utama,” ujarnya. Ia juga mengajak guru PAI menjadi penyeimbang antara kemajuan teknologi dan nilai moral spiritual.
Sementara itu, Hj. Zeiniye menekankan pentingnya peningkatan kapasitas guru di era digital. Menurutnya, pemanfaatan AI wajib dibarengi integritas agar tidak disalahgunakan. “Guru adalah navigator utama penggunaan teknologi; AI tidak boleh menghilangkan kejujuran dan karakter siswa,” tegasnya.
Forum ini juga membahas masalah mendesak: kekurangan tenaga guru agama di sejumlah SD dan SMP se-Situbondo. Sebagai solusi, MGMP berencana menjalin kerja sama dengan Universitas Ibrahimy guna menjamin ketersediaan pendidik yang profesional, melek teknologi, dan berpegang pada nilai keislaman.
Para peserta dibekali materi penyusunan bahan ajar berbasis AI, pembuatan media interaktif, serta strategi pencegahan plagiarisme digital. Kegiatan berlangsung interaktif, dan guru berharap acara serupa terus diadakan guna mendongkrak kompetensi.
Melalui kegiatan ini, MGMP PAI menegaskan komitmen membangun ekosistem pendidikan inovatif, religius, humanis, dan berintegritas, sertamenyiapkan generasi cakap teknologi namun kokoh dalam nilai moral bangsa.
PENULIS: SAMSI,










