Berita

Minim Penerangan dan Tanpa Rambu, Kecelakaan di Jalur Pantura Situbondo Nyaris Renggut Nyawa; Wabup Ulfiyah Turun Langsung Evakuasi Korban

×

Minim Penerangan dan Tanpa Rambu, Kecelakaan di Jalur Pantura Situbondo Nyaris Renggut Nyawa; Wabup Ulfiyah Turun Langsung Evakuasi Korban

Sebarkan artikel ini

Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di jalur Pantura Situbondo, Banyuwangi. Insiden yang diduga dipicu minimnya penerangan jalan serta tidak adanya tanda pengaman pada kendaraan pertanian itu terjadi di Dusun Cangkreng, Desa Seletreng, Kecamatan Kapongan, Sabtu (22/5/2026) sekitar pukul 19.45 WIB.

Peristiwa tersebut melibatkan sepeda motor yang dikendarai SAMSI Hosairi (57), warga Desa Kotakan, Kecamatan Situbondo, dengan mesin bajak sawah bergerobak yang dikemudikan Saiful, warga Desa Kesambi Rampak, Kecamatan Kapongan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, Hosairi melaju dari arah Arjasa menuju pusat Kota Situbondo. Saat melintas di jalur yang minim pencahayaan, korban diduga tidak melihat keberadaan mesin bajak sawah yang berada di depannya karena kendaraan tersebut tidak dilengkapi lampu penerangan maupun tanda pengaman di bagian belakang.

Jarak yang terlalu dekat membuat tabrakan tidak dapat dihindari. Sepeda motor korban menghantam roda kanan alat pertanian tersebut dengan benturan cukup keras hingga menyebabkan SAMSI Hosairi terpental ke badan jalan dan mengalami luka serius di bagian wajah.

Warga sekitar yang mengetahui kejadian langsung berupaya memberikan pertolongan. Sementara itu, pengemudi mesin bajak sawah disebut sempat menjauhkan kendaraannya dari lokasi setelah insiden terjadi.

Di tengah situasi darurat dan kepanikan warga, Wakil Bupati Situbondo, , yang kebetulan melintas di lokasi kejadian, langsung turun dari kendaraan dinasnya untuk membantu proses evakuasi korban.

Tanpa menunggu petugas datang, Ulfiyah bersama warga segera mengangkat korban ke mobil dinas dan membawanya menuju Puskesmas Kapongan guna mendapatkan penanganan medis darurat. Tindakan cepat tersebut mendapat perhatian dan apresiasi masyarakat yang berada di lokasi.

Sejumlah aktivis dari yang turut menyaksikan proses evakuasi menyampaikan penghargaan atas respons cepat Wakil Bupati Situbondo tersebut.

Baca juga:
Di Balik Gemerlap Warung Remang-Remang Kotakan, Sholawat Nariyah Menggema Setiap Malam Kamis

“Kami mengapresiasi langkah cepat dan kepedulian Ibu Wakil Bupati. Beliau hadir langsung membantu warga tanpa menunggu prosedur panjang. Ini contoh nyata pemimpin yang hadir di tengah masyarakat saat kondisi darurat,” ujar salah satu perwakilan aktivis di lokasi kejadian.

Insiden ini kembali menjadi sorotan terkait pentingnya keselamatan berlalu lintas di jalur Pantura Situbondo yang dikenal padat kendaraan, terutama pada malam hari. Minimnya penerangan jalan serta kendaraan pertanian yang melintas tanpa perlengkapan keselamatan dinilai menjadi faktor yang berpotensi membahayakan pengguna jalan lainnya.

Masyarakat berharap pemerintah dan pihak terkait segera melakukan evaluasi terhadap fasilitas penerangan jalan umum serta memperketat pengawasan kendaraan nonstandar yang beroperasi di jalan raya, khususnya pada malam hari.

Hingga berita ini diturunkan, korban masih menjalani penanganan medis, sementara aparat berwenang terus melakukan penyelidikan guna memastikan kronologi lengkap serta penyebab pasti kecelakaan tersebut.

Penulis:Samsi