Berita

SMAJI Jemput Sejarah, Rawat Ingatan Perjuangan Kemerdekaan RI

×

SMAJI Jemput Sejarah, Rawat Ingatan Perjuangan Kemerdekaan RI

Sebarkan artikel ini

SITUBONDO , Semangat kemerdekaan tidak hanya dirayakan melalui upacara dan berbagai perlombaan. SMAN 1 Panji, Kabupaten Situbondo, memilih cara yang lebih bermakna dengan menghadirkan kembali jejak perjuangan melalui gerakan SMAJI Peduli Menjemput Sejarah.

Dipimpin Kepala SMAN 1 Panji, Hamidah, M.Pd, kegiatan tersebut menjadi bagian dari ikhtiar sekolah untuk mendekatkan generasi muda dengan para pelaku sejarah. Siswa diajak memahami secara langsung bahwa kemerdekaan Republik Indonesia merupakan hasil perjuangan panjang yang dibangun dengan keberanian, pengorbanan, dan keteguhan hati para pendahulu.

Salah satu bagian penting dari kegiatan tersebut adalah kunjungan untuk menemui Bapak Mattasin, sosok yang dikisahkan sebagai pelaku sejarah perjuangan kemerdekaan. Pertemuan itu menjadi ruang bagi generasi muda untuk mendengarkan kisah masa lalu sekaligus menggali nilai-nilai perjuangan yang tidak selalu ditemukan dalam pembelajaran di ruang kelas.

Bagi SMAJI, mendatangi pelaku sejarah bukan sekadar kegiatan dokumentasi. Langkah tersebut merupakan upaya menyelamatkan ingatan sejarah sebelum kesaksian para generasi pejuang semakin sulit ditemukan oleh generasi penerus.

Di tengah perubahan zaman dan derasnya arus informasi digital, kesaksian langsung dari generasi yang mengalami masa perjuangan memiliki nilai penting. Cerita tentang kehidupan pada masa perjuangan, semangat mempertahankan kemerdekaan, serta pengorbanan masyarakat menjadi pelajaran berharga bagi para siswa.

Hamidah menegaskan, generasi muda memiliki cara tersendiri dalam meneruskan perjuangan para pendahulu. Jika dahulu para pejuang mempertahankan kemerdekaan dengan keberanian dan pengorbanan, kini pelajar dapat mengisinya melalui pendidikan, prestasi, kedisiplinan, persatuan, kepedulian sosial, dan pengabdian kepada masyarakat.

Semangat tersebut terangkum dalam gerakan SMAJI Peduli. Dengan mengawali langkah melalui doa, sekolah berkomitmen meneruskan nilai perjuangan para pendahulu dalam kehidupan generasi muda.

“Bismillahirrahmanirrahim. SMAJI Peduli melangkah dengan semangat meneruskan perjuangan beliau dan mengisi kemerdekaan Republik Indonesia,” menjadi pesan yang mengiringi kegiatan tersebut.

Baca juga:
Jaga Kamtibmas, Satpolairud Situbondo Gelar Lomba Domino untuk Nelayan

Momentum ini juga menjadi pengingat bahwa sejarah bukan hanya kumpulan tanggal, nama tokoh, dan peristiwa yang tertulis dalam buku. Sejarah adalah pengalaman manusia yang perlu diwariskan agar generasi berikutnya memahami dari mana bangsa ini berasal dan mengapa kemerdekaan harus dijaga.

Melalui SMAJI Peduli Menjemput Sejarah, SMAN 1 Panji berupaya menjadikan peringatan kemerdekaan sebagai momentum pendidikan kebangsaan. Para siswa tidak hanya diajak mengenang masa lalu, tetapi juga mengambil nilai perjuangan untuk menentukan langkah masa depan.

Kemerdekaan bukan akhir dari perjuangan. Kemerdekaan adalah amanah yang harus diisi oleh setiap generasi.