Jakarta, [9/7/2025l] Dalam upaya memutus rantai kemiskinan ekstrem, pemerintah Indonesia meluncurkan program Sekolah Rakyat yang ditujukan kepada keluarga yang tidak terjangkau oleh pendidikan reguler. Meskipun pendidikan reguler telah digratiskan, banyak keluarga yang menghadapi kesulitan ekstrem sehingga tidak dapat memanfaatkannya.
Hasan Nasbi, Kepala Komunikasi Kepresidenan, menyatakan bahwa tanggung jawab untuk memastikan akses pendidikan bagi mereka yang berada di tingkat kemiskinan ekstrem harus diambil alih oleh negara. “Kita harus memperhatikan sekitar 0,7% masyarakat yang terjebak dalam kemiskinan ekstrem dan memastikan mereka mendapatkan pendidikan yang layak,” ungkap Hasan.
Program ini bertujuan untuk memberikan kesempatan pendidikan yang lebih baik bagi anak-anak dari keluarga yang sangat miskin, membantu mereka untuk keluar dari siklus kemiskinan. Sekolah Rakyat akan menyediakan fasilitas dan kurikulum yang sesuai dengan kebutuhan kelompok ini, dengan dukungan penuh dari pemerintah.
Dengan inisiatif ini, diharapkan anak-anak dari keluarga miskin ekstrem dapat memperoleh pendidikan yang dibutuhkan untuk membangun masa depan yang lebih baik, sekaligus berkontribusi pada pengurangan angka kemiskinan di Indonesia.






