SITUBONDO, BRANTAS NEWS.ID,Upaya meningkatkan kapasitas dan daya saing pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Situbondo melalui Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan. Salah satunya melalui kegiatan Peningkatan Pemahaman dan Pengetahuan UMKM serta Kewirausahaan melalui Pendidikan dan Pelatihan Batik yang dilaksanakan di Balai Desa Sumberkolak, Kecamatan Panarukan, Kabupaten Situbondo.
Kegiatan yang berlangsung pada 19–21 Oktober 2026 tersebut menjadi salah satu upaya untuk membekali masyarakat dengan keterampilan membatik sekaligus memperluas wawasan kewirausahaan. Program ini diharapkan mampu membuka peluang usaha baru, mendorong kreativitas warga, serta memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat.
Kepala Desa Sumberkolak, Supandi, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Situbondo atas terselenggaranya pelatihan tersebut bagi warga desanya.
Menurutnya, pelatihan batik merupakan kesempatan berharga bagi masyarakat untuk memperoleh keterampilan baru yang berpotensi dikembangkan menjadi usaha produktif. Ia berharap ilmu yang diperoleh peserta dapat diterapkan dan menjadi bekal untuk meningkatkan perekonomian keluarga.
“Pemerintah Desa Sumberkolak mengucapkan terima kasih atas perhatian dan kesempatan yang diberikan kepada warga kami untuk mengikuti pelatihan batik. Kami berharap keterampilan ini dapat dimanfaatkan dengan baik, dikembangkan menjadi peluang usaha, serta memberikan manfaat bagi kesejahteraan masyarakat,” demikian apresiasi yang disampaikan Supandi.
Pelatihan Batik Diharapkan Lahirkan Wirausaha Baru
Pelatihan batik tidak sekadar memberikan pengetahuan mengenai proses membatik, tetapi juga membuka peluang bagi peserta untuk mengenal potensi industri kreatif yang dapat dikembangkan menjadi sumber penghasilan.
Dengan keterampilan dan kreativitas yang terus diasah, peserta diharapkan mampu menghasilkan produk batik yang berkualitas, memiliki ciri khas, serta berpotensi bersaing di pasar lokal maupun lebih luas.
Namun, peningkatan keterampilan perlu diikuti dengan pendampingan usaha, inovasi desain, pengembangan kualitas produk, dan akses pemasaran agar hasil pelatihan dapat memberikan manfaat secara berkelanjutan.
Karena itu, sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah desa, dan masyarakat menjadi penting dalam mendukung tumbuhnya UMKM yang mandiri, produktif, dan berdaya saing.
Melalui program pendidikan dan pelatihan batik ini, Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Situbondo diharapkan turut mendorong lahirnya wirausaha baru dari Desa Sumberkolak sekaligus memperkuat potensi ekonomi kreatif di Kabupaten Situbondo.
Bagi masyarakat, pelatihan ini diharapkan menjadi langkah awal untuk mengubah keterampilan menjadi peluang usaha, sehingga manfaat program pemberdayaan tidak berhenti di ruang pelatihan, tetapi dapat dirasakan langsung dalam kehidupan ekonomi keluarga.
BRANTAS NEWS.ID
Netral dalam Pemberitaan, Terpercaya dalam Informasi.












