Berita

Menggali Potensi Alam dan SDM untuk Lompatan Ekonomi

105
×

Menggali Potensi Alam dan SDM untuk Lompatan Ekonomi

Sebarkan artikel ini

Situbondo, Brantas News 23/6/2025, Sekadar bertahan hidup dari warisan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang rutin turun dari pusat bukan lagi cita-cita utama masyarakat Situbondo. Kini, harapan baru tumbuh: masyarakat menginginkan kehidupan yang “naik kelas” –
Dari hanya menikmati nasi dan tempe, menuju kesejahteraan yang lebih layak, setidaknya bisa menghidangkan nasi dan daging di meja makan.

Pemerintah pusat memang Berkewajiban menyediakan Anggaran bagi daerah-daerah di Seluruh Nusantara. Namun, Keadilan dalam pembagian Anggaran bukan berarti pembagian Sama rata. Realitas di lapangan, Transfer dana pusat ke daerah tak Selalu bergantung pada luasan Wilayah atau jumlah penduduk Saja. “Kadang, hanya sebatas Nama dan status administratif, Seperti provinsi, kabupaten, atau Daerah khusus,” ujar Redaksi Brantas News, menyoroti dinamika Distribusi anggaran.

Pertanyaannya kini, bagaimana Situbondo mampu merealisasikan Harapan warganya untuk hidup Lebih baik? Mengandalkan APBD Yang mayoritas bersumber Transfer pusat, tanpa terobosan Kreatif, sulit membawa perubahan Signifikan. “Kalau tahun ini APBD Kita Rp2 triliun, tahun depan belum Tentu bisa langsung melonjak Menjadi Rp3 triliun,” tambahnya.

Namun, Situbondo punya keunggulan yang patut Dibanggakan:Keduanya diyakini Dapat menjadi motor penggerak Lompatan ekonomi daerah.

Banyak contoh SDM Situbondo yang mampu menggerakkan Ekonomi lokal bahkan menembus Pasar global. Sebut saja NURA, Warga Situbondo yang sukses m
Menggaet dana dari luar negeri Untuk berinvestasi di daerah. “Bayangkan jika ada 1.000 orang Seperti NURA, setiap tahun PAD Kita bisa melonjak tajam,” JELASNYA.

Potensi lain datang dari pondok Pesantren ternama di Situbondo Yang mampu menarik ribuan santri Dari luar daerah dan mancanegara. Keberadaan mereka secara nyata Membawa perputaran uang dan Menciptakan peluang usaha baru Di sekitar pesantren – mulai dari kuliner, penginapan, hingga jasa Transportasi.

Trending :  Satpolairud Situbondo Patroli dan Pengamanan Wisata Pantai di Jalur Pantura

Situbondo dikenal sebagai Lumbung pertanian dan perikanan Di tapal kuda Jawa Timur. Komoditas pertanian seperti Jagung, tebu, padi, dan tembakau Rutin menjadi andalan ekspor. Selain itu, sektor perikanan Tangkap dan budidaya – termasuk Rumput laut dan udang vaname – Terus tumbuh dan menjadi sumber Devisa.

Di bidang pariwisata, kawasan Pantai Pasir Putih, Taman Nasional Baluran, serta wisata religi di kawasan pesantren menjadi Magnet wisatawan domestik Hingga mancanegara. “Pariwisata Terbukti mampu menggerakkan Ekonomi rakyat secara langsung. Setiap kunjungan wisatawan Memberikan efek domino pada UMKM lokal,” ujarNYA

Pemerintah daerah kini Menggenjot kolaborasi lintas Sektor untuk memaksimalkan potensi yang ada. Pemberdayaan UMKM, pelatihan SDM, promosi produk unggulan, serta kemudahan perizinan investasi Menjadi fokus utama. Selain itu, Digitalisasi pelayanan publik dan pemasaran produk lokal juga terus Didorong agar Situbondo semakin Kompetitif di era ekonomi digital.

“Dengan mengoptimalkan kekayaan alam dan kehebatan SDM, kami yakin Situbondo bisa Menjadi daerah mandiri, tak lagi Sekadar menerima warisan APBD. Kami ingin MASYAKAT Benar-benar naik kelas, dari nasi Tempe menjadi nasi daging,” pungkas ,,.

error: