Berita

LSM Situbondo Tegaskan Independensi dan Peran Strategis Pasca Unras Terkait Bupati

1993
×

LSM Situbondo Tegaskan Independensi dan Peran Strategis Pasca Unras Terkait Bupati

Sebarkan artikel ini

Situbondo, Brantas News.Id,Jawa Timur Aliansi LSM Situbondo, yang terdiri dari LPK Jatim, LSM Koreksi, LSM Perjuangan Rakyat, LSM Teropong, DPC LBH Cakra, Opek, dan DPC LSM Penjara Indonesia, menegaskan kembali komitmennya terhadap independensi dan peran strategis sebagai mitra pemerintah pasca aksi unjuk rasa (Unras) beberapa waktu lalu terkait pernyataan Bupati Situbondo, Mas Rio. Unras yang dilakukan pada Kamis, 31 Juli 2025, merupakan bentuk reaksi atas dugaan penyimpangan, bukan didasari kepentingan politik atau kelompok tertentu.

Ketua LSM Koreksi, Aka, menyampaikan apresiasi atas respons Bupati yang mengakui peran penting LSM dan media, serta menegaskan bahwa tindakan yang kurang tepat hanya dilakukan oleh oknum. Aka menekankan bahwa Unras telah berjalan dengan baik dan berharap tidak ada pihak yang mencoba memanfaatkan situasi untuk kepentingan pribadi atau kelompok, yang dapat merusak marwah LSM dan media. Ia mengajak seluruh LSM untuk tetap fokus pada peran dan fungsi mereka, mendukung program pemerintah yang bersih dari korupsi, dan membuka peluang bagi investor yang berkomitmen pada pembangunan yang damai di Situbondo.

Senada dengan Aka, Ketua LPK Jatim, Misyono, menjelaskan bahwa LSM merupakan organisasi non-pemerintah (NGO) yang independen dan bertujuan untuk sosial, kemanusiaan, dan pembangunan masyarakat. LSM, menurutnya, hadir sebagai wadah partisipasi masyarakat untuk menyuarakan kepentingan publik dan mengawasi jalannya pemerintahan.

Ketua LSM Perjuangan Rakyat, Rahmad Hartadi, menambahkan bahwa LSM berperan sebagai pekerja sosial yang mengawasi kebijakan pemerintah dan menyoroti praktik yang merugikan masyarakat. Ia menekankan pentingnya LSM untuk kembali pada fungsi awal, yaitu melayani masyarakat dan memperjuangkan kepentingan publik. Hal senada juga disampaikan oleh Sekjen LSM Teropong, Wahyudi, yang menyatakan bahwa LSM Teropong akan tetap kritis terhadap dugaan penyimpangan anggaran. Fajar Gondrong, Ketua DPC LSM Penjara Indonesia, menegaskan pentingnya LSM yang independen dan kredibel untuk memastikan suara masyarakat didengar dan hak-hak mereka terpenuhi.

Para aktivis LSM berharap agar pemerintah dan masyarakat mendukung keberadaan dan peran LSM yang konstruktif dalam pembangunan Situbondo. Mereka berkomitmen untuk tetap menjadi penyampai aspirasi masyarakat dan mengawasi jalannya pemerintahan secara objektif dan independen.(Red)

error: