Kepercayaan tentang mitos ulat bulu hitam masuk rumah berakar dari budaya Jawa dan beberapa wilayah lain di Nusantara. Ulat bulu hitam dianggap bukan sekadar serangga biasa, melainkan simbol pembawa pertanda.
Dalam pandangan budaya warisan leluhur, ulat ini bisa menjadi isyarat akan datangnya tamu, pertanda perubahan suasana rumah, atau bahkan peringatan akan kejadian tak diharapkan.
Mungkinkah kejadian ini ada kaitannya dengan Kabupaten Situbondo, kedatangan tamu dari KPK beberapa kali. Karena Mitos ulat bulu hitam masuk rumah tidak muncul begitu saja, melainkan berkembang dari pengamatan alam yang dihubungkan dengan kejadian nyata.
Mitos ulat bulu hitam masuk rumah merupakan bagian dari warisan budaya yang memperlihatkan kedalaman cara berpikir tradisional terhadap alam dan pertanda-pertandanya.

“Ulat bulu itu bersarang di pohon depan kantor dinas Inspektorat dan DPMD atau di belakang Kantor Pemda, Situbondo. Pohon yang tak begitu besar namun cukup rindang. Wartawan Brantas News iseng saat itu melihat penampakan hitam yang menempel di pohon depan kantor inspektorat tersebut, setelah di lihat dari dekat Nampak ngeri ribuan ulat bulu sekitar pohon tersebut. Kamis (23/05/2025)
Di harapkan pada Masyarakat yang datang ke kantor inspektorat ketika memarkir mobilnya wajib hati hati Ulat bulu yang bersarang di pohon depan kantor Inspektorat dan DPMD atau di belakang Kantor Pemda, Situbondo kendati tidak sampai terkena ulatnya tetapi khawatir terkena bulu-bulunya yang lembut dan tertiup angin. Karena jarak pohon dengan tempat parkir mobil sangat dekat.
Meskipun dampaknya bagi kesehatan ringan, masyarakat dianjurkan menghindari kontak langsung dengan ulat bulu. Menutup makanan minuman terus mengaktifkan cuci tangan pakai sabun (CTPS). Apabila ada gangguan kesehatan, segera kontak ke Puskesmas dan fasilitas kesehatan terdekat.
Hal itu pernah disampaikan oleh Prof. Dr. Tjandra Yoga Aditama, Direktur Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Kemkes pada Jumpa Pers bersama Menteri Pertanian, Ir. H. Suswono, MMA. (H/D)






