SITUBONDO , Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Gada Pratama bagi 64 peserta resmi berakhir dan ditutup di Balai Latihan Kerja (BLK) Situbondo. Penutupan ini menandai selesainya rangkaian pembekalan dasar bagi calon anggota Satuan Pengamanan (Satpam) sebelum menjalankan tugas secara profesional di lingkungan kerja.
Kegiatan penutupan dihadiri dan ditutup oleh Kasi Binlat Polda Jawa Timur Kompol Azis bersama Kasat Binmas Polres Situbondo Iptu Rachman Fadli Kurniawan, S.H., M.M.

Diklat Gada Pratama menjadi salah satu tahapan penting dalam membentuk personel Satpam yang memiliki pengetahuan, keterampilan, kedisiplinan, serta sikap profesional dalam melaksanakan tugas pengamanan.
Selama mengikuti pendidikan, para peserta mendapatkan pembekalan yang berkaitan dengan tugas dan fungsi Satpam, kedisiplinan, tanggung jawab, kewaspadaan, komunikasi, serta langkah-langkah yang perlu dilakukan ketika menghadapi potensi gangguan keamanan di lingkungan kerja.
Pada kesempatan tersebut, peserta juga ditekankan untuk memahami bahwa tugas Satpam bukan sekadar menjaga keamanan secara fisik, tetapi juga memberikan pelayanan dan menciptakan rasa aman dengan mengedepankan sikap humanis, profesional, serta sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Kompol Azis mengingatkan para peserta agar ilmu dan keterampilan yang diperoleh selama mengikuti Diklat Gada Pratama dapat diterapkan secara konsisten ketika menjalankan tugas di lapangan.
Profesionalisme, integritas, kedisiplinan, dan kemampuan berkomunikasi dinilai menjadi modal penting bagi Satpam dalam menghadapi berbagai situasi keamanan di tempat kerja.

Sementara itu, Iptu Rachman Fadli Kurniawan menegaskan pentingnya peran Satpam sebagai bagian dari upaya menciptakan keamanan dan ketertiban di lingkungan kerja. Karena itu, personel Satpam diharapkan mampu menjalankan tugas secara bertanggung jawab serta membangun koordinasi yang baik dengan kepolisian.
“Ketika menghadapi kejadian yang membutuhkan penanganan kepolisian, jangan mengambil tindakan di luar kewenangan. Segera lakukan koordinasi dan minta bantuan kepolisian,” demikian pesan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut.
Sebagai bagian dari upaya mempercepat pelayanan kepolisian kepada masyarakat, peserta juga diingatkan mengenai Call Center Polri 110. Layanan tersebut dapat dimanfaatkan untuk melaporkan kejadian atau gangguan keamanan yang membutuhkan kehadiran dan penanganan kepolisian.

Dengan berakhirnya Diklat Gada Pratama, sebanyak 64 peserta diharapkan mampu membawa bekal pendidikan tersebut ke tempat kerja masing-masing. Mereka diharapkan menjadi personel Satpam yang profesional, disiplin, bertanggung jawab, humanis, serta mampu bersinergi dengan kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Penutupan Diklat Gada Pratama di BLK Situbondo sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia di bidang pengamanan dan membangun sinergi antara Satpam, masyarakat, serta Polri dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman dan kondusif.












