Berita

Diduga Tak Sesuai Spek, Berpotensi Rugikan Negara

653
×

Diduga Tak Sesuai Spek, Berpotensi Rugikan Negara

Sebarkan artikel ini

Situbondo,BRANTASNEWS, Proyek peningkatan jalan pada Ruas Wonokoyo, Kecamatan Kapongan, Kabupaten Situbondo, yang dilaksanakan oleh CV. Surya Nugraha dengan nilai kontrak sebesar Rp 274,5 juta, disorot oleh aktivis LSM Teropong.Wahyudi,
Proyek yang bersumber dari Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Permukiman (DPUPP) Kabupaten Situbondo melalui Bidang Bina Marga itu berupa pekerjaan hotmix ACWC dengan panjang 299 meter. Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, LSM Teropong menemukan adanya dugaan kuat ketidaksesuaian spesifikasi teknis (spek) dalam pelaksanaannya.
Ketua DPC LSM Teropong Situbondo menilai, pekerjaan yang telah selesai dilaksanakan tersebut terindikasi menyimpang dari standar teknis, mulai dari proses pemadatan, ketebalan lapisan hotmix, jenis material yang digunakan, hingga kemiringan badan jalan.
“Kami menduga pekerjaan itu tidak sesuai dengan spek teknis yang tertuang dalam kontrak. Jika benar demikian, maka hal ini dapat menimbulkan potensi kerugian keuangan negara. Kami akan menyiapkan laporan resmi ke Kejaksaan Negeri Situbondo,” tegas Ketua DPC LSM Teropong, H, junaidi,Senin (27/10/2025).

Pihaknya menambahkan, hasil dokumentasi dan pengukuran lapangan akan dijadikan bahan laporan resmi sebagai bentuk pengawasan publik terhadap penggunaan anggaran daerah (APBD) Kabupaten Situbondo Tahun 2025.
Menurut Sekjen LSM Teropong, Wahyudi,dugaan penyimpangan ini berpotensi melanggar ketentuan Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 jo. UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, khususnya Pasal 3, yang mengatur penyalahgunaan wewenang atau perbuatan melawan hukum yang mengakibatkan kerugian keuangan negara.

Sampai berita ini diterbitkan, awak media Dan Sekjen Tropong Wahyudi, belum berhasil mengonfirmasi pihak kontraktor (CV. Surya Nugraha) maupun Kabid Bina Marga DPUPP Kabupaten Situbondo terkait dugaan ketidaksesuaian spesifikasi tersebut.
LSM Teropong menegaskan akan terus melakukan monitoring lanjutan serta melibatkan aparat penegak hukum bila ditemukan bukti kuat atas dugaan penyimpangan dalam proyek peningkatan jalan tersebut.Pungkasnya,

error: