Berita

Bupati Mas Rio Hidupkan Mimpi Besar Jalur KA Kalisat–Panarukan Aktif Lagi

146
×

Bupati Mas Rio Hidupkan Mimpi Besar Jalur KA Kalisat–Panarukan Aktif Lagi

Sebarkan artikel ini

Situbondo Brantas News , Jalur kereta api Kalisat Panarukan yang mati suri sejak 2004 diproyeksikan kembali beroperasi pada 2030. Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo (Mas Rio) menegaskan reaktivasi jalur ini bukan sekadar proyek transportasi, melainkan strategi besar membangkitkan ekonomi kawasan Tapal Kuda.

Hal itu disampaikan Mas Rio saat meninjau kondisi Stasiun Panarukan di Desa Kilensari, Rabu (1/10/2025), bersama Kepala Dinas Perhubungan Situbondo Rikwan Sugihartono dan tim teknis. “Reaktivasi ini akan memperluas konektivitas, membuka peluang investasi, sekaligus mendongkrak sektor pariwisata Situbondo,” ujarnya.

Tahap awal dimulai 2026 dengan pendataan serta inventarisasi jalur lama, termasuk aset PT KAI yang kini banyak beralih fungsi menjadi permukiman maupun bangunan permanen. Mas Rio memastikan proses penertiban lahan akan dilakukan secara adil dan manusiawi melalui pendekatan persuasif.

Kadishub Situbondo, Rikwan Sugihartono, menilai jalur Kalisat–Panarukan sangat strategis karena pernah menghubungkan Situbondo dengan Surabaya dan Jakarta. “Jika aktif kembali, Situbondo akan langsung terkoneksi dengan pusat ekonomi Jawa. Ini momentum kebangkitan ekonomi lokal,” katanya.

Sebagai catatan, jalur kereta Kalisat–Panarukan pertama kali beroperasi pada 1 Oktober 1897 di era kolonial Belanda untuk mengangkut hasil bumi dari Jawa Timur timur. Namun, penurunan jumlah penumpang dan barang membuat jalur ini resmi berhenti beroperasi pada 2004.

Kini, bangunan tua Stasiun Panarukan menjadi saksi bisu kejayaan masa lalu. Pemkab Situbondo bersama PT KAI dan pemerintah pusat bertekad menghidupkan kembali jalur vital tersebut. “Cita-cita besar ini butuh sinergi semua pihak, termasuk dukungan masyarakat,” tegas Mas Rio.

Jika terealisasi, jalur Kalisat–Panarukan diyakini akan mengembalikan Situbondo ke peta utama transportasi Jawa Timur sekaligus menjadi motor pembangunan jangka panjang di kawasan timur Pulau Jawa.

error: