Berita

Aliansi Media Peduli Situbondo Sambangi Kantor SGN, Soroti Polemik Debu Tolato PG Asembagus

×

Aliansi Media Peduli Situbondo Sambangi Kantor SGN, Soroti Polemik Debu Tolato PG Asembagus

Sebarkan artikel ini

Situbondo, Kepedulian terhadap keluhan masyarakat terdampak debu atau limbah tolato dari aktivitas PG Asembagus kembali disuarakan.
Aliansi Media Peduli Situbondo yang mewakili aspirasi masyarakat Asembagus mendatangi kantor SGN di Jalan Merak, Surabaya, Rabu (12/8/2026).

Kedatangan aliansi tersebut merupakan bentuk komitmen untuk memenuhi janji menyampaikan secara langsung keresahan masyarakat yang selama ini mengeluhkan dampak debu tolato dari aktivitas PG Asembagus.

Pertemuan dengan pihak SGN mendapat sambutan baik. Namun, setelah menyampaikan aspirasi dan persoalan yang terjadi di lapangan, perwakilan aliansi mengaku belum menemukan titik terang maupun solusi konkret terkait penyelesaian persoalan yang dikeluhkan masyarakat.

Ketua Aliansi Media Peduli Situbondo David Hariyono sekaligus ketua LSM penjara, menilai persoalan tersebut tidak boleh terus berlarut, terlebih menyangkut kenyamanan dan keresahan warga yang berada di sekitar PG Asembagus.

“Kami datang bukan untuk mencari keributan, tetapi membawa suara masyarakat. Kami ingin ada solusi nyata terhadap keluhan warga, bukan sekadar menerima aspirasi,” tegasnya.

Lebih tajam, Ketua Aliansi juga mengkritik kinerja jajaran manajemen PG Asembagus. Ia menilai General Manager (GM) perlu bertanggung jawab terhadap persoalan yang muncul dalam proses produksi, sementara KAKAM (kepala keamanan ) dinilai belum mampu menciptakan suasana kondusif ketika polemik dengan masyarakat terjadi.
Atas dasar itu, Ketua Aliansi bahkan mendorong evaluasi terhadap posisi GM dan KAKAM, termasuk meminta agar pejabat yang dinilai tidak mampu menyelesaikan persoalan tersebut mempertimbangkan untuk mundur dari jabatannya.

“Kalau persoalan di lapangan tidak mampu diselesaikan dan polemik terus terjadi, tentu harus ada evaluasi terhadap orang-orang yang bertanggung jawab. Jangan sampai masyarakat terus menjadi pihak yang dirugikan,” ujarnya.

Aliansi menegaskan, langkah mendatangi kantor SGN merupakan bagian dari upaya mendorong penyelesaian secara terbuka dan bertanggung jawab.

Baca juga:
Menuju Sekolah Unggul, Kacabdin Pendidikan Jatim Beri Pembinaan Langsung kepada Guru dan Staf SMAN 1 Panji

Persoalan debu tolato PG Asembagus diharapkan tidak berhenti pada penerimaan laporan atau pertemuan semata, tetapi berujung pada tindakan nyata dan solusi yang dapat dirasakan masyarakat terdampak.

Kini bola berada di tangan SGN dan manajemen PG Asembagus. Masyarakat menunggu, apakah keluhan tersebut benar-benar ditindaklanjuti atau kembali berhenti sebagai sekadar aspirasi.