Berita

SMAN 1 Panji Intensifkan Observasi Pembelajaran di Agustus

×

SMAN 1 Panji Intensifkan Observasi Pembelajaran di Agustus

Sebarkan artikel ini

SITUBONDO , SMA Negeri 1 Panji Kabupaten Situbondo mengintensifkan observasi pembelajaran selama Agustus 2026 sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas proses belajar mengajar di kelas.

Kegiatan tersebut dilaksanakan secara terintegrasi dengan konsep Rumah Pendidikan, yang menjadi salah satu bagian penting dalam penguatan kualitas pembelajaran sekaligus mendukung pelaksanaan Penilaian Kinerja Guru (PKG).

Observasi dilakukan oleh Kepala Sekolah selaku Kepala Satuan Pendidikan terhadap guru mata pelajaran. Sebelum observasi kelas berlangsung, sekolah terlebih dahulu melaksanakan kegiatan pra-observasi untuk menentukan kesepakatan bersama antara guru dan observer terkait proses pembelajaran yang akan diamati.

Kepala SMAN 1 Panji, Hamidah, M.Pd., menegaskan bahwa observasi pembelajaran bukan sekadar kegiatan penilaian, tetapi menjadi sarana bagi guru untuk melakukan evaluasi dan menemukan berbagai kendala dalam proses belajar mengajar.

Menurutnya, hasil observasi dapat membantu guru menemukan solusi, metode, maupun strategi pembelajaran yang lebih relevan dengan kebutuhan peserta didik.

“Observasi pembelajaran membantu guru menemukan kendala dalam mengajar serta mencari solusi, media, atau strategi pembelajaran yang relevan dengan tugasnya,” demikian penjelasan yang dimuat dalam Kabar Harian SMAJI.

Selain mendukung peningkatan kompetensi guru, observasi pembelajaran juga bertujuan memastikan peserta didik memperoleh pengalaman belajar yang efektif, menarik, dan sesuai dengan kebutuhan mereka.

Langkah tersebut sejalan dengan prinsip pembelajaran mendalam (deep learning) yang menekankan proses belajar yang bermakna, menyenangkan, dan berkesadaran.

Observasi juga menjadi instrumen sekolah untuk melihat sejauh mana program-program yang telah ditetapkan dapat diterapkan secara konsisten di lingkungan pembelajaran.

Salah satunya berkaitan dengan implementasi program pembatasan penggunaan telepon pintar di kelas. Kebijakan tersebut sejalan dengan instruksi Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur mengenai pembatasan penggunaan telepon pintar dalam proses pembelajaran.

Baca juga:
Polres Situbondo Respons Cepat Aduan Warga Terkait Unggahan Medsos yang Meresahkan

Selain itu, SMAN 1 Panji juga menjalankan program sekolah bebas sampah plastik. Melalui observasi pembelajaran, sekolah tidak hanya mengevaluasi kegiatan belajar mengajar, tetapi sekaligus memastikan berbagai program sekolah berjalan dengan baik dan dipatuhi oleh seluruh peserta didik.

Upaya tersebut diharapkan mampu menciptakan suasana belajar yang lebih kondusif sekaligus mendorong guru dan siswa untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran di SMAN 1 Panji.